Client URL (cURL) pertama kali dikembangkan oleh Daniel Stenberg pada tahun 1998 silam dengan tujuan sebagai alat bantu transfer data dengan sintaks URL melalui berbagai protokol seperti FTP, HTTP, HTTPS, SCP, SFTP, TELNET, LDAP, dsb secara command line. Jadi CURL yang selama ini umum digunakan dalam pemrograman web, awalnya dikembangkan untuk command line. Lewat library portable, maka implementasi CURL dapat diterapkan dalam berbagai bahasa pemrograman seperti Perl, Python, PHP, dsb.
Belajar cURL akan lebih mudah bila langsung disertai dengan contoh-contoh program, bila anda sudah menginstal curl di localhost, ada baiknya langsung belajar dengan contoh-contoh, mulai dari yang sederhana terlebih dahulu. Pertama kali yang kita lakukan adalah menginisialisasi sebuah session (cURL resource) dengan perintah curl_init() yang ditampung dalam sebuah variabel.
<?php $ch = curl_init(); //buat resource cURL ?> |
Setelah resource cURL terbentuk, kita dapat melakukan berbagai penanganan melalui fungsi curl_setopt(). Fungsi ini memiliki beberapa opsi dengan fungsinya masing-masing. Dan berikut ini adalah penggunaan beberapa opsi dari curl_setopt() ini dalam contoh sederhana.
Contoh mengambil halaman web dengan opsi CURLOPT_URL dan mencetaknya ke layar (browser) dengan fungsi curl_exec() dan menutup session dengan curl_close().
<?php $ch = curl_init(); //buat resourcce cURL //set opsi URL curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, "http://gedex.web.id/"); //dapatkan halaman URL dan berikan (cetak) ke browser curl_exec($ch); ?> |
Bila selesai, sebaiknya kita menutup session dari resource cURL dengan perintah curl_close().
<?php $ch = curl_init(); //buat resourcce cURL //set opsi URL curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, "http://rusdin.net/"); //dapatkan halaman URL dan berikan (cetak) ke browser curl_exec($ch); curl_close($ch);//tutup session cURL ?> |
Opsi CURLOPT_RETURNTRANSFER untuk keperluan mengolah data lebih lanjut.
Jika pada opsi CURLOPT_URL, data halaman web langsung dicetak ke layar setelah perintah curl_exec(), maka dengan opsi CURLOPT_RETURNTRANSFER kita dapat menampung data hasil grabbing tersebut ke dalam satu variabel, sehingga data tersebut bisa kita olah/proses lebih lanjut untuk keperluan tertentu. Berikut contohnya
<?php $ch = curl_init(); //buat resourcce cURL //set opsi URL dan opsi RETURNTRANSFER curl_setopt($ch, CURLOPT_URL, "http://rusdin.net/"); curl_setopt($ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, true); //dapatkan halaman URL dan berikan ke variabel $output $output = curl_exec($ch); //tutup resource cURL curl_close($ch); //ganti kata 'rusdin' dengan 'bukan rusdin' $output = str_replace('rusdin', 'bukan rusdin', $output); //cetak output echo $output; ?> |
Pada contoh di atas, dengan opsi CURLOPT_RETURNTRANSFER, kita dapat menampung data halaman web ke variabel $output terlebih dahulu selepas perintah curl_exec(). Nah, data yang ada dalam variabel $output ini dapat kita olah kemudian, pada contoh di atas adalah mengganti kata ‘rusdin’ dengan ‘bukan rusdin’. Kemudian hasilnya kita cetak (ke browser).

Incoming search terms:
- belajar curl (46)
- belajar curl php (22)
- belajar php curl (3)
- belajar curl email php (1)
- contoh curl (1)
- mempelajari php curl (1)
Related Posts via Categories
- Script Link Checker Dengan cURL
- Cara Install CURL di Localhost
- PHP : Menampilkan RSS/Feed Dari Website Lain
- Koneksi ke Database MySql Menggunakan Script PHP
- Aplikasi Convert Text to PDF dengan PHP
- Membuat Aplikasi Login Sederhana Dengan PHP
- Aplikasi Login Menggunakan Account Google Dengan PHP
- Aplikasi Login Menggunakan Account Twitter Dan Facebook Dengan PHP
- Menghitung Usia Berdasarkan Tanggal Lahir Dengan PHP
- Cek Pagerank Dengan Script PHP
